Neraca Dagang Tekor, Menko Darmin Harap BI Tidak Naikkan Suku Bunga

Rully Ramli
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution. (Foto: Ist)

Darmin yang juga Mantan Gubernur  BI itu mengakui ekspor impor saat ini menjadi tantangan utama pemerintah. Untuk itu, kebijakan baru untuk mendongkrak ekspor akan dikeluarkan setelah pengendalian impor dilakukan.

"Kalau dilihat neraca yang lain, neraca nasional yang namanya produk domestik bruto, inflasi, semua masih oke. Ini benar-benar urusan ekspor impor," ujar dia.

Terpisah, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Pieter Abdullah memprediksi BI tidak akan menaikkan suku bunga meski neraca dagang tekor.

"Saya kira BI tidak akan menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga bukan untuk mengendalikan defisit perdagangan, tapi untuk menahan keluarnya modal asing," kata Pieter.

Menurut dia, posisi suku bunga saat ini yang sudah mencapai 6 persen sudah cukup tinggi. Dengan begitu, investor asing masih tertarik berinvestasi di Indonesia. "Spread suku bunga domestik dan suku bunga global sudah cukup lebar," ujar Pieter.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Nasional
26 hari lalu

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Ayam Senilai Rp18,2 Miliar ke 3 Negara

Bisnis
27 hari lalu

Surplus Neraca Perdagangan RI Menyusut ke 0,95 Miliar Dolar AS di Awal 2026

Nasional
31 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp16.759 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal