Neraca Perdagangan Juni Diprediksi Surplus 1,42 Miliar Dolar AS

Rina Anggraeni
Neraca perdagangan Juni 2020 diperkirakan mencatatkan surplus sebesar 1,42 miliar dolar Amerika Serikat (AS). (Foto: Ist)

Dia mengatakan, PMI Manufacturing Jepang dan India mengalami peningkatan paling signifikan dibanding negara lainnya. PMI Manufacturing India meningkat menjadi 47,2, sementara PMI Manufacturing Jepang naik ke 40,8, dari sebelumnya 27,8.

Sementara itu, PMI Manufacturing Tiongkok naik tipis menjadi 51,2, dan menjadi negara partner utama Indonesia yang aktivitas manufakturnya berada diindikasi ekspansi (PMI Manufacturing >50).

"Kenaikan ekspor bulanan ini juga ditopang oleh kenaikan harga komoditas ekspor utama Indonesia, di mana sebagian besar komoditas mengalami kenaikan harga, seperti CPO yang harganya naik sebesar 6,65 persen (month the month/mom) dan batu bara yang harganya bertumbuh 0,29 persen," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
18 hari lalu

Tarif Ekspor Tongkol dan Tuna ke Jepang Resmi 0 Persen, Simak Syarat Pengajuannya

Nasional
18 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
21 hari lalu

Kejati Jakarta Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal