Neraca Perdagangan Surplus, Mendag: Kita Tetap Harus Hati-Hati

Suparjo Ramalan
Mendag Agus Suparmanto meminta agar Indonesia tetap hati-hati karena surplus neraca perdagangan disebabkan impor turun tajam. (Foto: Sindonews)

Kendati, Indonesia masih berada di posisi yang baik karena mengalami neraca perdagangan yang surplus di tengah perlambatan ekonomi dan perdagangan global disertai pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda. 

Terdapat beberapa tantangan yang harus dilalui pemerintah agar sektor ekonomi berjalan dengan baik, terutama di bidang perdagangan. Misalnya, kerjasama perdagangan internasional yang tidak berjalan efektif. 

Lalu, perubahan pola perdagangan global, ancaman resesi global, perubahan pola konsumsi masyarakat dan daya beli masyarakat yang melemah. 

Namun, menurut Mendag Agus, tantangan itu tidak dapat dijadikan alasan untuk membiarkan sektor perdagangan melemah dan tidak berjalan baik. "Perdagangan adalah salah satu kunci ekonomi nasional, jadi harus terus bergerak dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai 22,94 Miliar Dolar AS

10 hari lalu

Pameran Dagang Internasional TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

2 bulan lalu

Menteri PANRB: Bukan Sekadar Pelatihan, Trade Corporate University Jadi Mesin Pencetak ASN Perdagangan Unggul

2 bulan lalu

Purbaya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027, Pacu Investasi Naik 7 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal