Novita Hardini Sebut Wacana Penghapusan Kuota Impor Berpotensi Lemahkan Ekonomi Nasional

Puti Aini Yasmin
Anggota Komisi VII DPR Novita Hardini menyebut gagasan penghapusan kuota impor berpotensi melemahkan ekonomi nasional secara signifikan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VII DPRNovita Hardini menyebut gagasan penghapusan kuota impor oleh pemerintah akan berdampak negatif. Selain itu, kebijakan ini berpotensi melemahkan kekuatan ekonomi nasional secara signifikan, khususnya terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, jika kebijakan ini diterapkan tanpa pengawasan dan pembatasan yang tepat, ekonomi nasional justru terancam mengalami kemerosotan. 'Tsunami' produk impor berisiko memicu persaingan tidak sehat, mematikan industri lokal, dan menciptakan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang lebih masif.

"Persaingan pasar menjadi timpang. Produk impor dengan harga lebih murah dan biaya produksi rendah berpotensi menyingkirkan produk lokal," kata Novita dalam keterangannya, Jumat (11/4/2025). 

Tak hanya itu, politikus Fraksi PDI Perjuangan itu juga melihat jika kebijakan itu diterapkan makan permintaan terhadap produk nasional akan menurun seiring meningkatnya minat konsumen terhadap barang impor yang lebih terjangkau.

Lebih lanjut, Novita juga mengatakan bahwa Industri dalam negeri terutama yang masih dalam tahap awal akan kesulitan bertahan dan gagal tumbuh akibat tekanan pasar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Diapresiasi DPR, Realisasi Anggaran BSN 2025 Capai 99,3 Persen dan Raih Opini WTP BPK

4 bulan lalu

Anggota DPR Usul RUU Sistem Ekonomi Nasional untuk Wujudkan Visi Prabowo

4 bulan lalu

Pengumuman! Angkutan Penyeberangan Diskon 20 Persen saat Libur Sekolah

5 bulan lalu

Purbaya soal IHSG Anjlok ke Level Terendah sejak 2021: Jangan Takut, Fundamental Ekonomi Bagus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal