Pajak Tumbuh Melambat, Kadin: Pengusaha Sedang Atur Cash Flow

Riky Anwardi
Wakil Ketua Umum bidang Perdagangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Benny Soetrisno. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Realisasi penerimaan pajak hingga April 2019 Rp387 triliun, tumbuh 1 persen. Kondisi itu memicu spekulasi munculnya tanda-tanda turunnya kegiatan ekonomi.

Wakil Ketua Umum bidang Perdagangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Benny Soetrisno mempunyai pandangan yang berbeda. Menurut dia, perlambatan pertumbuhan penerimaan pajak tidak berarti konsumsi masyarakat turun.

Benny menjelaskan, para pengusaha saat ini tengah mengatur arus kas (cash flow) perusahaannya di tengah situasi ketidakpastian global.

"Kalau dari konsumsi sih tetap, barang yang diperdagangkan itu tetap. Hanya mungkin karena perlambatan daripada ekonomi eksternal, maka pengusaha mengatur cash flow-nya," kata Benny di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, penerimaan pajak penghasilan (PPh) badan per April 2019 tercatat Rp94,9 triliun. Angka tersebut tumbuh 4,9 persen, melambat bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tumbuh 23,6 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
8 hari lalu

Pemerintah Targetkan Investasi RI Rp2.322 Triliun di 2027, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

9 hari lalu

Prabowo Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027

9 hari lalu

Prabowo Singgung Posisi Indonesia di G20: Tidak Pantas, Masih Ada Rakyat yang Lapar

12 hari lalu

Sektor Luar Negeri Diabaikan, Jangan Harap Ekonomi Tumbuh 7-8 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal