Pandemi Covid-19 Menuju Akhir, Sri Mulyani Waspadai Ketidakpastian Global

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani menyebut ada risiko downside yang membayangi ekonomi global meski pandemi Covid-19 menuju akhir. (Foto: Tangkapan Layar)

Dia mencontohkan negara-negara besar seperti Amerika Serikat (AS) yang telah memutuskan Inflation Reduction Act dan di Eropa ada Carbon Border Adjustment Policy. Ini tentunya akan memberikan tekanan tambahan terhadap negara yang mengekspor ke negara-negara tersebut, dan juga mempengaruhi arus investasi.

"IMF misalnya sudah mengumumkan bahwa ekonomi global akan mengalami perlambatan, dengan pertumbuhan yang diproyeksikan lebih rendah, hanya 2,6 persen di 2023, dan untuk tahun depan sedikit meningkat di 3,0 persen," ucap Sri Mulyani.

Dalam dua tahun terakhir, pulihnya penerimaan Indonesia menunjukkan performa yang menakjubkan. "Ini juga didukung oleh aktivitas ekonomi yang lebih kuat, harga komoditas yang tinggi, dan juga meningkatnya penerimaan dari reformasi pajak," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Presiden Prabowo Tegaskan Diplomasi Ekonomi Harus Untungkan Indonesia

Nasional
19 hari lalu

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus 6.500 Dolar AS per Troy Ons

Nasional
22 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Makin Perkasa, Tembus Rp16.782 per Dolar AS

Nasional
22 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal