Pasca-Corona, Sektor Transportasi Akan Berubah Total dengan Atur Jumlah Penumpang

Aditya Pratama
Sopir angkot di Padang, Sumbar keluhkan imbas Corona (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Vice President Asian Development Bank (ADB) Bambang Susantono memprediksikan terjadi perubahan besar di bidang transportasi pasca-pandemi virus corona (Covid-19). Setidaknya dia menyimpulkan dengan istilah 2S dan 2D.

Bambang menjelaskan, terkait 2S yaitu specification (ruang) dan screening fication (penyaringan). Ruang yang dimaksud ialah ke depannya di transportasi umum akan terjadi pengaturan dari segi jumlah penumpang akibat physical distancing.

"Sehingga akan terjadi sesuatu yang benar benar pengaturan ruang yang tidak sebagaimana hal-hal yang biasanya kita alami karena ada physical distancing," ujar Bambang dalam diskusi daring, Minggu (10/5/2020).

Lalu terkait screening fication, akan ada penyaringan penumpang sebelum menaiki transportasi umum. Ke depannya mungkin akan dikeluarkan keterangan yang menyatakan seseorang sehat dan berujung kepada munculnya digital health certification.

"Jadi, ada semacam sertifikat sehat secara digital yang gampang dilihat dan sekarang banyak diskusi bagaimana caranya untuk membuat itu standar internasional terutama untuk penumpang airline (pesawat)," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dukuh Atas akan Disulap jadi Kawasan Modern, Terintegrasi 6 Moda Transportasi

57 tahun lalu

Viral Ojol Panjat Truk Dishub Jaktim, Petugas Kembalikan Motor Lewat Pendekatan Humanis

57 tahun lalu

Libur Sekolah dan Nataru, Pemerintah Gelontorkan Stimulus Transportasi Rp1,4 Triliun

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal