Pemberian Insentif Plastik Ramah Lingkungan, Inaplas Sebut Sudah Tak Relevan

Isna Rifka Sri Rahayu
Pemberian insentif cukai plastik untuk industri yang menggunakan bahan produksi ramah lingkungan sudah tidak relevan. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) menilai pemberian insentif untuk industri yang menggunakan bahan produksi ramah lingkungan sudah tidak relevan. Insentif itu rencananya digulirkan guna meminimalkan tekanan usaha industri plastik setelah pemerintah menerapkan cukai plastik.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono mengatakan, di Uni Eropa dan Thailand sejak Januari lalu telah melarang penggunaan kantong plastik yang bisa terurai cepat, atau oxodegradable.

"Update saat ini kriteria ramah lingkungan yang dimaksud dalam usulan cukai plastik sudah tidak sesuai lagi. Saat ini plastik ramah lingkungan yang menggunakan oxodegradable sudah dilarang," ujarnya kepada iNews.id, Minggu (7/7/2019).

Pemerintah berencana mengenakan tarif terendah sebesar nol persen dari harganya untuk plastik oxodegradable, yang biasanya sudah bisa terurai dalam waktu dua hingga tiga tahun. Bahan jenis ini dinilai lebih tidak berbahaya dibanding bahan kantong plastik biasa yang memerlukan waktu ratusan tahun untuk bisa terurai.

"Dalam usulan cukai plastik adalah dikasih insentif padahal produk tersebut susah/tidak bisa direcycle dan kalau hancur di alam akan menimbulkan dampak lingkungan baru," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
2 tahun lalu

Siap-Siap, Cukai Plastik dan Minuman Bergula Dalam Kemasan Berlaku Tahun Depan

Makro
4 tahun lalu

Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis Bakal Diterapkan Tahun Depan?

Bisnis
4 tahun lalu

Dongkrak Penerimaan Pajak, Banggar DPR Tambah Cukai Plastik dan Pajak Bahan Pemanis Buatan

Bisnis
6 tahun lalu

Pemberlakuan Cukai Plastik, Pemerintah Tunggu Waktu Tepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal