Pemerintah Bakal Pangkas Tunjangan Kinerja Jika Instansi Kurang Belanja Produk UMKM

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi (kanan), bersama Menkop UKM, Teten Masduki. (Foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama)

Harapannya RUU tersebut mampu meningkatkan belanja pemerintah daerah maupun pusat kepada pelaku usaha lokal. Mengingat sektor UMKM menjadi salah satu penyumbang terbesar dari sisi serapan tenaga kerja hingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga ketika demand meningkat, maka UMKM juga bisa terus tumbuh positif.

"Itu dalam proses pengajuan anggaran setiap satuan ada proses pengajuan anggaran untuk tukin, itu bisa dikoreksi oleh Kementerian dalam negeri," lanjutnya.

Adapun saat ini, Hendrar mengungkapkan produk UMKM paling banyak terserap oleh belanja pemerintah terutama sektor makanan dan minuman, kemudian laptop produk dalam negeri, alat tulis kantor (ATK), akomodasi perjalanan, pengadaan seragam dan lainnya.

Kalau di tempat kita memang 10 penjualan terbesar ee di luar umkk pertama adalah terkait dengan laptop produk dalam negeri kemudian alat kesehatan kemudian ada eh alat tulis kantor ATK dan lain-lain ada akomodasi hotel perjalanan dan lain-lain kemudian yang kelima apalagi ya ada yang bisa makan minum kemudian yang keenam software seragam dan seterusnya 

"Nah isu yang ke depan yang harus kita lakukan bersama adalah transaksi dilakukan nah ini yang kita kerja bareng-bareng saya rasa," tutur Hendrar.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Partai Perindo Sebut Evaluasi Batas Bebas Pajak UMKM Langkah Positif, Dorong Usaha Naik Kelas

2 hari lalu

AI Lagi Tren UMKM Diminta Tak Ikut-ikutan, Ini Alasannya!

3 hari lalu

Tak Cuma Donor Darah, MNC Peduli Beri Panggung UMKM Binaan Unjuk Produk di MNC Love Donation

3 hari lalu

MNC Peduli Kembali Gelar MNC Love Donation, Targetkan 400 Kantong Darah hingga Buka Donasi untuk Korban Gempa Flores

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal