Pemerintah Bakal Pangkas Tunjangan Kinerja Jika Instansi Kurang Belanja Produk UMKM

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi (kanan), bersama Menkop UKM, Teten Masduki. (Foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah bakal memangkas tunjangan kinerja bagi instansi di pusat dan daerah jika kurang belanja produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi, mengatakan hal itu diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengadaan Barang/Jasa Publik. 

Menurut dia, hal itu untuk mendorong penyerapan produk UMKM ke instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah. Dengan demikian, pemangkasan tunjangan kinerja (tukin) merupakan semacam punishment atau hukuman bagi instansi di pusat dan daerah yang belanja UMKM-nya rendah.

"Iya akan berpengaruh ke tukin, kalau berhasil juga bisa DIP dari Pemerintah pusat ke pemerintah daerah, jadi memang ada bonus tetapi juga ada punisment kalau tidak mencapai target belanja UMKM," ujar Hendrar, saat ditemui pada acara Rakornas LKPP 2023, Selasa (7/11/2023).

Lebih lanjut, Hendrar menjelaskan klausul tersebut saat ini dibicarakan bersama Kementerian Keuangan maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB). Nantinya ketika suatu instansi tidak memenuhi target belanja produk UMKM maka otomatis anggaran tukin pada instansi akan dikoreksi jumlahnya.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
21 jam lalu

Kisah Thio Bangun Craftote, Olah Eceng Gondok Jadi Produk Ekspor lewat Dukungan BRI

Nasional
15 hari lalu

Tak Hanya Label, Kemenag Sebut Produk Halal Jadi Kunci Indonesia Kuasai Ekonomi Global

Nasional
1 bulan lalu

Perindo Hadirkan Program Sertifikasi Halal untuk UMKM, Bangun Kepercayaan Konsumen ke Penguatan Ekonomi Rakyat

Nasional
2 bulan lalu

Akrab! Momen Sultan HB X Bantu Purbaya Coba Batik Lurik saat Belanja di Pasar Beringharjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal