Pemerintah Tarik Utang Rp421 Triliun dalam 6 Bulan Terakhir

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNewsid - Realisasi pembiayaan utang pemerintah sepanjang semester I-2020 (Januari-Juni) telah mencapai Rp421,5 triliun. Sebagian besar utang tersebut digunakan untuk membiayai penanganan wabah Covid-19.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi pembiayaan naik dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahn lalu sebesar Rp181,2 triliun. Hal ini sejalan dengan langkah extraordinary dan pelebaran defisit anggaran menjadi 6,34 persen terhadap PDB.

"Karena dampak pandemi Covid-19 sudah mulai terlihat pada triwulan I-2020, pengaruhnya pada pertumbuhan domestik mulai terlihat," ujarnya, Jumat (10/7/2020).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini memprediksi beban bunga utang akan naik menjadi Rp181,2 triliun pada semester II-2020. Sedangkan belanja subsidi diperkirakan naik menjadi Rp 121,2 triliun.

"Perubahan signifikan terjadi pada APBN karena meningkatnya kebutuhan penangan dampak kesehatan Covid-19, perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak, serta upaya pemulihan ekonomi domestik," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Health
9 hari lalu

Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!

Nasional
27 hari lalu

Purbaya soal Utang RI Rp9.637 Triliun: Pilih Mana, Balik ke 1998 atau Ekonomi Selamat?

Nasional
2 bulan lalu

BI: Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp7.152 Triliun per November 2025

Makro
2 bulan lalu

Utang Pemerintah Diprediksi Tembus Rp9.645 Triliun, Ekonom Ingatkan Risiko Gagal Bayar 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal