Pendapatan Daerah Anjlok 17 Persen, Ini Dampaknya

Michelle Natalia
Kemenkeu mencatat pendapatan daerah terus turun akibat pandemi Covid-19 yang berdampak pada berkurangnya belanja. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat pendapatan daerah terus turun dampak pandemi virus corona (Covid-19). Ini seiring adanya realokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk penanganan covid-19.

Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto mengatakan, pendapatan daerah sudah anjlok hingga 17 persen. Ini memberikan dampak pada berkurangnya belanja.

"Anggaran daerah secara nasional turunnya hampir 17 persen pendapatnnya. Dari segi belanja harus realokasi yang mengakibatkan berkurangnya belanja," ujarnya, dalam diskusi virtual, Jumat (7/8/2020).

Dia menuturkan agar keuangan daerah tidak merugi, program pinjaman kredit harus diberikan. Ini agar bisa menopang ekonomi daerah yang telah tertekan.

"Kita kucurkan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dilihat kesesuaiannya. Apakah program yang diajukan sesuai concern pemerintah pusat," katanya.

Dia menambahkan saat ini bantuan untuk daerah senilai Rp27 triliun sesuai dengan pagu anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Adapun anggaran tersebut termasuk penanganan virus covid-19.

"Pagu anggaran PEN Rp695,2 triliun. Dukungan untuk Pemda Rp27 triliun didedikasikan untuk Pemda. Rinciannya dana itu tambahan PEN Rp5 triliun, lalu untuk dana alokasi khusus (DAK) Rp8,7 triliun, cadangan DAK fisik Rp8,7 triliun, hibah pariwisata Rp3,3 triliun, pinjaman PEN daerah Rp10 triliun," ujar Astera.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
8 hari lalu

Suka Belanja Impulsif, Gen Z Diingatkan Jangan FOMO, FOPO, YOLO hingga Doom Spending, Apa Itu?

9 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

12 hari lalu

Purbaya Sebut Sinergi Kebijakan Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen Tahun Ini

18 hari lalu

Pramono Respons Kekhawatiran Mendagri soal Penerbitan Obligasi: Bukan Hambatan bagi Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal