Pendapatan Turun, APBN Defisit Rp21,8 Triliun hingga Mei 2024

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Instagram @smindrawati)

Dari sisi PNBP, Kemenkeu melaporkan terjadi penurunan 3,3 persen karena sumber daya alam yang merupakan penerimaan cukup besar dari PNBP. Kemudian, untuk kepabeanan dan cukai mengalami kontraksi 7,8 persen. 

“Ini situasi yang sedang berjalan di 2024, oleh karena itu kami terus melakukan langkah-langkah bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dari sisi transfer, agar kita tetap menjaga prioritas pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, namun tidak membuat APBN menjadi sumber vulnerabilitas,” ucapnya.

"Langkah-langkah penyesuaian terus kita lakukan, dalam hal ini bulan ini primary balance kita masih surplus Rp184,2 triliun, ini masih sangat tinggi surplus dari primary balance," tuturnya.

Seperti diketahui, APBN telah didesain pemerintah dan disetujui DPR untuk kita laksanakan tahun 2024 ini. 

“Di mana postur 2024 defisitnya adalah 2,29 persen dari GDP, jadi kalau sekarang masih 0,1 persen ini kita masih relatif on track dengan total overall balance tahun ini yang menurut UU APBN 2024 didesain dengan defisit 2,29 persen,” kata Sri Mulyani. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Purbaya bakal Evaluasi Seluruh Program Pemerintah Imbas Defisit APBN Tembus 2,92 Persen

Makro
9 hari lalu

ORI029 Resmi Diluncurkan, Kemenkeu Bidik Dana Segar Rp25 Triliun untuk Perkuat APBN

Nasional
9 hari lalu

Kemenkeu Luncurkan ORI029, Tawarkan Kupon hingga 5,80 Persen

Nasional
20 hari lalu

Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun per Tahun, Fokus Swasembada Pangan-Energi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal