Pengembangan EBT Jadi Stimulus Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

Suparjo Ramalan
Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dapat menjadi strategi pemulihan ekonomi yang efektif pasca pandemi Covid-19. (Foto: Antara)

"China misalnya, memberikan insentif untuk pengembangan kereta berupa mass transportation yang ujungnya selain memangkas perjalanan juga memangkas konsumsi BBM. Kita tahu China salah satu pengimpor BBM terbesar," tuturnya.

Dia menambahkan, ekonomi juga akan tumbuh lebih resilient dan di sisi lain menciptakan tenaga kerja hijau sehingga bisa mengatasi pengangguran.

"Intinya bahwa insentif atau stimulus yang diberikan pada pengembangan EBT dan infrastruktur yang lebih hijau memberikan tingkat pengembalian ekonomi atau investasi yang lebih tinggi dibandingkan stimulus sektor-sektor yang non-renewable," tandasnya. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Hore! 4.602 Daerah Tak Terjangkau Listrik bakal Dialiri Energi Terbarukan

4 hari lalu

Prabowo Kucurkan Banpres Rp85 Miliar untuk Penanganan Karhutla Sumsel, Ini Rinciannya

5 hari lalu

BNPB Kerahkan 4.068 Personel Tangani Karhutla Kaltim, 319 Ha Lahan Masih Terbakar

5 hari lalu

BNPB Ungkap 4.000 Ha Lahan Terbakar di Kaltim, IKN Jadi Prioritas Pemadaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal