Pengusaha Protes Libur Pilkada, Menaker Janji Bakal Evaluasi

Ade Miranti Karunia Sari
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

JAKARTA,  iNews.id - Kebijakan pemerintah menetapkan libur nasional pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dinilai sangat merugikan pelaku usaha. Padahal, aktivitas industri masih belum berjalan optimal karena terdampak libur panjang saat Lebaran.

Menanggapi hal itu, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) M Hanif Dhakiri akan mengevaluasi secara keseluruhan hari penting yang akan ditetapkan menjadi libur nasional. Hal ini untuk menjawab sejumlah keluhan pengusaha yang merugi karena aktivitas usahanya tak berjalan optimal.

"Ya kita pertimbangkanlah di waktu-waktu mendatang. Kita evaluasi dulu dari libur nasional," ucap Hanif di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Sarman Simanjorang sebelumnya mengatakan, kebijakan libur nasional saat Pilkada justru menurunkan produktivitas sektor industri. Alhasil, kontribusi sektor industri untuk mendorong perekonomian pun menjadi tak maksimal.

"Bagi kami memang ini sangat mengurangi produktivitas karena kita kemarin sudah termakan dengan libur Lebaran yang begitu panjang,” ujar Sarman.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menaker Klaim Program Magang Nasional Bantu Keuangan Keluarga, Banyak Peserta Dapat Tawaran Kerja

57 tahun lalu

Menaker Ungkap 35 Persen Alumni Program Magang Nasional Dapat Tawaran Kerja dari Perusahaan

57 tahun lalu

Lulusan Program Magang Nasional Dapat Sertifikasi Kompetensi, Ini Manfaatnya

57 tahun lalu

Kemnaker Perketat Tenaga Kerja Outsourcing, Hanya Berlaku di Sektor Tertentu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal