Penjualan Properti Melambat, BI Sebut karena Bunga KPR dan DP

Ade Miranti Karunia Sari
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia pada triwulan II-2018 untuk volume penjualan properti residensial menunjukkan angka penurunan sebesar 0,08 persen (quartal to quartal/qtq). Di kuartal sebelumnya, volume penjualan properti residensial tercatat tumbuh 10,55 persen (qtq).

Penurunan penjualan properti residensial disebabkan oleh anjloknya penjualan pada rumah tipe menengah dan rumah tipe besar. Sementara itu, penjualan rumah tipe kecil meningkat yaitu sebesar 11 persen secara qtq dan 35,44 persen secara tahunan (year on year/yoy), dibandingkan kuartal sebelumnya.

"Untuk rumah tipe kecil terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Kementerian PUPR (Pekerjaan  Umum dan Perumahan Rakyat) melalui fasilitas likuiditas untuk perumahan ini mereka meningkatkan alokasi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)-nya sehingga daya beli masyarakat naik khususnya masyarakat kecil," kata Direktur Departemen Statistik BI, Gantiah Wuryandani disela media briefing yang berlangsung di Gedung BI, Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Dia menuturkan, faktor yang menyebabkan penurunan penjualan properti residensial pada triwulan II-2018, yakni tingginya suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan masih adanya batasan Down Payment (DP) kredit rumah.

Sementara, dari sisi indeks harga properti pada triwulan II-2018 mengindikasikan perlambatan kenaikan harga properti residensial di pasar primer. Hal ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II-2018 yang tumbuh 0,76 persen (qtq), melambat dibandingkan dengan 1,42 persen (qtq) pada triwulan sebelumnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Revisi UU P2SK Terbit, Bank Indonesia Didorong Pacu Sektor Riil

57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik 1,9%, Tembus 439,8 Miliar Dolar AS pada April 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal