Penyerapan PEN Belum Optimal, Target Pertumbuhan Ekonomi Disebut Sulit Tercapai

Shelma Rachmahyanti
Peneliti Makroekonomi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI, Teuku Riefky.

“Belanja kementerian lembaga pada program prioritas PEN memang sebagian besar itu bentuknya belanja modal. Ini yang memang seharusnya terus didorong dan dimonitor untuk bisa mencapai target-target ekonomi yang dicita-citakan oleh pemerintah,” ujar Riefky.

Sementara itu, Riefky menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi akan sulit dicapai jika realisasi serapan anggaran PEN masih relatif lambat. Oleh karena itu, idealnya penyerapan PEN harus lebih masif lagi.

“Kita tahu bahwa pemerintah selama beberapa waktu belakangan sudah menyatakan akan target di kuartal dua tahun 2021 ini untuk tumbuh 6 – 7%. Nah, ini agak sulit dicapai kalau memang realisasi PEN ini masih relatif lambat,” ungkap Riefky.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Siapkan Kredit Bunga 4 Persen untuk UKM Eksportir, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

AHY Pimpin Rakor Kebandarudaraan, Siapkan Transformasi Bandara Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

57 tahun lalu

Partai Perindo Soroti Arah Pembangunan Jakarta Jelang HUT ke-500

57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal