Pergeseran Bisnis ke Digital Ciptakan Lapangan Pekerjaan Baru

Isna Rifka Sri Rahayu
Pergeseran bisnis dari konvensional menjadi digital menuai pro-kontra karena dinilai dapat mengurangi lapangan kerja. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Pergeseran bisnis dari konvensional menjadi digital menuai pro-kontra karena dinilai dapat mengurangi lapangan kerja. Namun, ternyata bisnis digital menciptakan lapangan kerja baru yang sangat berbeda.

Ketua Bidang Ekonomi Digital IdEA Bima Laga mengatakan, lapangan kerja baru ini tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Pasalnya, perkembangan teknologi begitu cepat berubah.

"Kita melihatnya mungkin shifting ya, sekarang kita lihat ada orang kerjaannya di social media, dulu kita tidak terpikirkan," ujarnya saat diskusi di Hotel Four Points, Jakarta, Selasa (9/7/2018).

Misalnya, customer service yang biasanya menjawab keluhan konsumen via telepon kini bergeser ke sosial media. Kemudian, periklanan dan marketing juga mulai bergeser ke digital.

Oleh karenanya, era digital ini bukan menghilangkan lapangan pekerjaan melainkan hanya bergeser platform. Pergeseran ini pun akan terus berubah seiring dengan berkembangnya teknologi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
25 hari lalu

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Rampung Bulan Depan, Lindungi Kaum Pekerja

1 bulan lalu

Industri Perbankan Dituntut Adaptif Hadapi Perkembangan AI dan Perubahan Regulasi

4 bulan lalu

Said Iqbal jelang Dilantik Jadi Penasihat Presiden: Kami Perjuangkan Buruh dari Dalam

4 bulan lalu

Said Iqbal Buka Suara Peluang Posisi di Kabinet Prabowo: Sekitar Isu Ketenagakerjaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal