Perkuat Rupiah, Pemerintah Luncurkan Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Rully Ramli
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution. (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah kembali meluncurkan paket kebijakan ekonomi (PKE) XIV. Kebijakan ini fokus memperbaiki defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) sekaligus memperkuat kurs rupiah.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengaakan, pemerintah akan menderegulasi izin sejumlah sektor. Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi tekanan global terhadap ekonomi domestik.

"Paket ini ditujukan untuk memperkuat kepercayaan kepada pemerintah secara jangka pendek dan menengah agar capital inflow terus masuk ke Indonesia," kata Darmin di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Dia mengatakan, ada tiga kebijakan dalam PKE XVI yaitu perluasan libur pajak (tax holiday), relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI), dan relaksasi pajak terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam.

"Sektor pionir yang berorientasi bahan baku menjadi prioritas. Kebijakan ini akan langsung terintegrasi dengan OSS (Online Single Submission)," kata dia.

Untuk relaksasi DNI, Mantan Gubernur Bank Indonesia itu mengatakan, aktivitas ekonomi unggulan yang sepi peminat akan dibuka untuk investor asing. Di samping itu, kemitraan bagi UMKM dan koperasi akan diperluas.

Sementara itu, pemerintah juga akan memberikan insentif berupa pemangkasan PPh untuk depostio dan SBI bagi pelaku usaha yang membawa pulang DHE dan mengonversinya menjadi rupiah. Hal ini penting untuk memperkuat cadangan devisa sekaligus memperkuat rupiah.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rupiah Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

5 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

6 hari lalu

Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.037 Pagi Ini!

10 hari lalu

Pengusaha Mal Waspadai Lonjakan Harga Barang, Dipicu Biaya Logistik Naik hingga Rupiah Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal