Permintaan Melemah, Impor Sapi Turun 30 Persen

Michelle Natalia
Kementan mengungkapkan impor sapi Indonesia tahun ini menurun akibat melemahnya permintaan di dalam negeri. (Foto: Antara)

Terkait situasi pasar yang melemah, Fadjar mengatakan, Kementan sudah menerbitkan relaksasi impor sapi bakalan untuk meringankan beban para importir.

"Sejak Februari 2020, kami sudah meniadakan kewajiban menyertakan 5 persen sapi indukan dari total alokasi impor sapi bakalan. Di sisi lain, khusus impor dari Australia, pascakesepakatan perjanjian dagang IA-CEPA, kedua negara sepakat menghilangkan bea masuk jika impor sapi bakalan dalam satu tahun kurang dari 575 ribu ekor," ujarnya.

Fadjar mengatakan, lewat dua kebijakan tersebut diharapkan impor sapi bakalan dapat kembali digenjot untuk mengamankan kebutuhan sapi. Pemerintah, pada dasarnya tidak mempersoalkan impor turun jika produksi lokal telah terserap agar terjadi keseimbangan pasar.

"Secara total Indonesia belum bisa memenuhi semua kebutuhan daging, tapi tetap harus seimbang dan proporsional. Produk lokal punya posisi, sehingga impor hanya untuk menutupi kekurangan," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Mentan Amran soal Polisi Aktif di Kementeriannya: Sangat Membantu

Nasional
12 hari lalu

PN Jaksel Putuskan Tidak Berwenang Mengadili Gugatan Mentan Amran Rp200 Miliar ke Tempo

Nasional
12 hari lalu

PN Jaksel Tolak Gugatan Rp200 Miliar Mentan Amran terhadap Tempo

Bisnis
2 bulan lalu

Perum Bulog Gelontorkan 2.491 Ton Beras SPHP di Jatim, Jaga Pasokan dan Harga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal