JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno baru saja merombak jajaran Direksi PT Pertamina (Persero). Perombakan itu sekaligus mencopot Elia Massa Manik dari jabatannya sebagai Direktur Utama Pertamina.
Pengamat Ekonomi Rizal Ramli menyatakan, sikap Rini sebagai Menteri BUMN sudah di luar batas. Pasalnya, dalam tiga tahun menjabat Menteri BUMN, Rini sudah mencopot dua Direktur Utama Pertamina.
"Inilah Mentri BUMN yg saenaknya dewe, miskin prestasi dan banyak conflict-of-interest. Gini kok dipertahankan Pres Jokowi, ada apa ??" kata Rizal Ramli dalam akun Twitter pribadinya di @RamliRizal, Jumat (20/4/2018).
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman ini sebelumnya juga mempertanyakan langkah Menteri BUMN yang terkesan terburu-buru membentuk holding minyak dan gas bumi (migas). Pembentukan holding migas membuat PT PGN (Persero) Tbk masuk ke dalam bagian Pertamina. Dengan begitu, Pertamina sebagai induk holding migas harus menanggung beban utang PGN.
Rizal juga mengingatkan terkait mimpi pemerintah yang ingin memajukan Pertamina sehingga bersaing secara global. Jika ingin mencapai tujuan itu, pemerintah diminta membenahi program Pertamina, bukan sibuk merombak Direksi sampai akhirnya lupa terhadap tujuan dan cita-cita awal.