Pertumbuhan Ekonomi 2019 Diprediksi di Atas 5 Persen

Muhammad Aulia
Pertumbuhan ekonomi. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Ryan menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 57 persen. Faktor pendorong kedua ada pada investasi yang porsinya 32 persen.

Chief Economist Mandiri Sekuritas Leo Putera Rinaldy memperkirakan ekonomi Indonesia sepanjang tahun lalu tumbuh 5,05 persen. Angka ini di atas konsensus analis yang sebesar 5 persen.

"Pertumbuhan ekonomi FY19 diperkirakan menyentuh 5,05 persen, melambat dibanding 2018 yang sebesar 5,17 persen. Kendati demikian, kami berpikir tahun ini akan rebound 5,14 persen akibat permintaan domestik yang pulih," ujar dia.

Pada kuartal IV-2019, kata Leo, PDB Indonesia tumbuh 5,05 persen. Konsumsi rumah tangga masih flat 5 persen bila melihat data penjualan ritel, indeks keyakinan konsumen, dan penjualan mobil dan motor yang tertekan.

Sementara investasi akan tumbuh 5,2 persen pada kuartal akhir setelah hanya tumbuh 4,2 persen pada kuartal III-2019. Investasi bangunan akan naik setelah data penjualan semen cukup positif. Adapun investasi non-bangunan dan infrastruktur belum tumbuh tinggi setelah impor barang modal turun.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
8 hari lalu

BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan

8 hari lalu

Kepala BPS Ungkap Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta Tembus 45,17%

9 hari lalu

BNI Tebar Promo di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik

15 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal