Pertumbuhan Laba Industri China Melambat Tahun Ini

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Dia menekankan, kinerja bisnis terus membaik, dengan alasan penurunan biaya, tingkat perputaran modal lebih cepat dan pengaruh leverage perusahaan yang lebih rendah.

Marjin keuntungan industri naik menjadi 6,36 persen, atau tumbuh 0,54 persen secara year on year (yoy). Rasio utang-aset, yang mengukur beban utang bisnis, turun menjadi 55,8 persen pada akhir November dari 56,3 persen tahun lalu, karena upaya pemerintah untuk meredakan risiko keuangan.

Dia mengatakan, manufaktur berteknologi tinggi tetap kuat karena pertumbuhan pendapatan dan marjin keuntungan jauh di atas rata-rata industri.

Dalam rincian 41 industri yang disurvei, 39 membukukan kenaikan laba selama 11 bulan pertama, dan hanya 2 yang mencatat penyusutan keuntungan.

Industri batubara, logam besi, bahan kimia, minyak dan gas bumi menyumbang 52,8 persen terhadap total kenaikan laba.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
7 hari lalu

Bye Promo! 43 Persen Fintech RI Sudah Cetak Laba, Era Bakar Uang Mulai Ditinggalkan

9 hari lalu

Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun di Kuartal II 2026, Tumbuh 17,5 Persen

10 hari lalu

Laba Antam Tembus Rp6,91 Triliun, Naik 34% di Semester I-2026

20 hari lalu

Pendapatan LPGI Naik 33,9 Persen di Semester I 2026, Laba Tembus Rp130,5 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal