PLN Butuh Rp16 Triliun untuk Melistriki Ribuan Desa Terpencil

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

Kondisi tersebut sangat membebani manajemen PLN. Apalagi dengan adanya arahan dari pemerintah yang tidak akan menaikkan tarif listrik sampai 2019 mendatang membuat PLN harus bekerja lebih ekstra.

"Dengan kondisi harga batu bara cenderung naik sekian dolar per tonnya, harga gas yang cukup tinggi, BBM mulai naik, exchange rate naik, sementara kami memliki tugas besar untuk melistriki seluruh desa," tuturnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya terus melakukan investasi dengan memberikan pelayanan dan memperluas jaringan sehingga desa 3T bisa dilistriki dengan baik. Tahun ini total investasi PLN untuk program elektrifikasi desa ini sebanyak Rp15,9 triliun sedangkan secara keseluruhan Rp120 triliun per tahun.

"Ini menantang. Ada tujuh direktorat regional untuk menaikkan elektrifikasi. Tanggung jawab ini tanggung jawab bersama," kata dia.

Dia menyatakan, upaya tersebut untuk memenuhi target yang diminta oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menginginkan target elektrifikasi tahun 2018 sebesar 97,5 persen. Hal ini dikarenakan pencapaian tahun lalu bisa lebih dari empat persen dalam setahun, yaitu 95,3 persen dari target 92,75 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pasokan Minyak Mentah Terganggu, Pemerintah Cari Negara Lain untuk Beli Langsung

2 hari lalu

Pasokan Minyak Mentah Terganggu, ESDM Tak Lagi Andalkan Lelang Impor BBM

4 hari lalu

ESDM Kaji Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol-Biodiesel, Siapkan Insentif Pajak Baru

11 hari lalu

Subsidi LPG 3 Kg Dipangkas, Pemerintah Dorong Peralihan ke Kompor Listrik dan CNG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal