Polusi Udara Bebani BPJS Kesehatan Rp10 Triliun, Yerry Tawalujan: Ini Darurat

Dimas Choirul
Ilustrasi polusi udara Jakarta. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesra, Yerry Tawalujan, mengatakan polusi udara di Jakarta sudah darurat, karena tak hanya merugikan kesehatan tetapi juga membebani anggaran

Pernyataan itu, disampaikan Yerry menanggapi komentar Menteri Kesehatan, Budi Gunadi, yang mengatakan polusi udara telah membebani BPJS Kesehatan sebanyak Rp10 triliun. 

Menurut dia, dampak merugikan polusi udara Jakarta itu sangat serius, karena merusak kesehatan masyarakat dan menguras anggaran, sehingga harus segera diatasi oleh seluruh stakeholder.

"Pernyataan Menteri Kesehatan itu menunjukkan daruratnya kondisi lingkungan akibat polusi udara di Jakarta. Dampaknya juga mahal harganya. Karena berpengaruh langsung pada kesehatan masyarakat dan membebani anggaran BPJS yang membiayai penyakit akibat polusi udara," kata Yerry kepada wartawan, Selasa (29/8/2023).

Yerry yang juga akan maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini, mengatakan karena dampak merusak yang disebabkan polusi udara itu dirasakan langsung oleh masyarakat dan pemerintah. Maka, penanggulangannya perlu dilakukan bersama oleh pemerintah, masyarakat, dan pihak dunia usaha.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Kemenkes Pastikan Tidak Ada Kasus Ebola di Indonesia

Nasional
20 jam lalu

Kemenkes Tegaskan Vape Sama Bahaya dengan Rokok Konvensional!

Health
20 jam lalu

Kemenkes Bongkar Bahaya Tersembunyi Vape, Bisa Disusupi Narkotika hingga Picu Kanker

Nasional
1 hari lalu

WHO Tetapkan Ebola Langka Tanpa Vaksin sebagai Darurat Global, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal