Rasio Gini Indonesia Turun pada Maret 2024, Ketimpangan Masih Lebar

Atikah Umiyani
BPS mencatat rasio gini Indonesia pada Maret 2024 sebesar 0,379. (Foto: Dok. iNews)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rasio gini Indonesia pada Maret 2024 sebesar 0,379. Rasio gini merupakan sebuah metode ataupun alat yang digunakan agar bisa mengukur tingkat ketimpangan ekonomi

Ketimpangan ekonomi yang diukur dengan gini ratio ini mampu menghasilkan nilai koefisien yang berkisar dari 0 sampai 1. Semakin kecil angkanya maka menggambarkan adanya kesetaraan yang sempurna. Namun, jika mendekati angka 1 maka kekayaan penduduk tidak terjadi secara merata. 

Dengan demikian, apabila rasio gini Indonesia berada pada angka 0,379, ini menandakan ketimpangan antara orang kaya dan miskin di dalam negeri masih lebar. 

Plt Sekretaris Utama BPS, Imam Machdi menuturkan, rasio gini Indonesia saat ini sudah lebih rendah jika dibandingkan Maret 2023 di angka 0,388. Menurutnya, situasi ketimpangan juga masuk dalam tren penurunan. 

"Ketimpangan menurun sekitar 0,027 poin dalam sepuluh tahun terakhir," kata Imam.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Minta Masyarakat Isi Sensus Ekonomi dengan Jujur: Datanya Bukan untuk Kejar Kekayaan Pribadi

4 hari lalu

BPS Ungkap Akta Kelahiran Bisa Telat 5 Tahun, Ortu Baru Urus saat Anak Mau Sekolah

5 hari lalu

BPS Ungkap 6 Persen Anak Belum Punya Akta Kelahiran, Terbanyak di Papua dan NTT

9 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal