Ratu Elizabeth II Wafat, Bank of England Tunda Putusan Suku Bunga Acuan 

Aditya Pratama
Bank of England menunda keputusan penting tentang suku bunga acuan setelah wafatnya Ratu Elizabeth II. (Foto: Reuters)

Suku bunga yang lebih tinggi dapat membuat pinjaman menjadi lebih mahal, yang berarti orang memiliki lebih sedikit uang untuk dibelanjakan dan harga akan berhenti naik dengan cepat. Namun, beberapa orang mempertanyakan seberapa efektif kenaikan suku bunga Inggris ketika inflasi disebabkan oleh masalah global.

Harga energi naik tajam ketika penguncian dicabut dan ekonomi mulai kembali normal. Harga energi telah meningkat lebih jauh karena Rusia secara drastis memotong pasokan gasnya ke Eropa dan mendorong kenaikan harga gas di seluruh benua, termasuk di Inggris. 

Harga-harga mengalami kenaikan pada tingkat tercepat dalam 40 tahun, dengan inflasi sebesar 10,1 persen. Pada hari Kamis, Perdana Menteri Inggris, Liz Truss telah mengumumkan bahwa pemerintah akan membatasi kenaikan tagihan energi untuk seluruh rumah tangga selama dua tahun dalam upaya untuk mencegah kesulitan yang meluas.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
1 hari lalu

Inflasi RI di Februari 2026 Tembus 0,68%, Dipicu Harga Daging Ayam hingga Emas Perhiasan

Nasional
12 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Nasional
12 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal