Realisasi Penyertaan Modal Negara Capai Rp16,95 Triliun

Suparjo Ramalan
Kemenkeu melaporkan realisasi Penyertaan Modal Negara (PMN) hingga 10 November 2020 telah mencapai Rp16,95 triliun. (Foto: Sindonews)

Selain itu, telah dicairkan dana kepada PT Sarana Multigriya Finansial atau SMF (Persero) Rp1,75 triliun untuk mendukung pembangunan perumahan serta PT Geo Dipa Energi (Persero) sebesar Rp0,7 triliun untuk pengembangan Dieng II dan Patuha II.

“SMF ada Rp1,75 triliun. Memang tadinya lebih dari Rp2 triliun tapi dalam rangka PEN kami koreksi jadi Rp1,75 triliun dan sudah dicairkan,” katanya.

Untuk Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) batch pertama Rp5 triliun untuk mendukung permodalan bisnis biasa dan Rp1 triliun untuk bisnis Nation Interest Account (NIA).

Lalu untuk PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), terdiri dari dua batch, yaitu pertama adalah non tunai Rp268 miliar untuk konversi utang piutang negara menjadi saham tambahan modal pemerintah pada BPUI dan batch kedua Rp6 triliun tunai untuk support Jamkrindo dan Askrindo yaitu penjaminan UMKM.

Terakhir untuk Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang hanya ada satu batch sebesar Rp500 miliar, baru akan dicairkan pada November ini.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
11 jam lalu

DJP Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun hingga Akhir 2026, Bidik E-Commerce hingga Migas

5 hari lalu

Satgas PKH Serahkan Rp13,24 Triliun dan 259.230 Ha Lahan, Jaksa Agung: Wujud Nyata Kehadiran Negara

26 hari lalu

Purbaya Sadewa Sebut Bisa Tidur Nyenyak Usai Lepas Jabatan Menkeu

27 hari lalu

Suahasil Ungkap Arahan Khusus dari Prabowo usai Dilantik Jadi Menkeu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal