Resmikan KEK Galang Batang, Menko Darmin: Ada yang Investasi Smelter

Rully Ramli
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id)

KEK Galang Batang akan dikembangkan sebagai sentra industri pengolahan mineral hasil tambang, yaitu bauksit dan produk turunannya baik dari proses pengilangan (refinery) maupun dari proses pengolahan (smelter).

Diperkirakan KEK Galang Batang akan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 23.200 orang, tersebar untuk industri pengolahan refinery sebesar 350 orang, industri pengolahan smelter sebesar 260 orang dan jasa dermaga serta pelabuhan yang berpotensi menciptakan kegiatan ikutan atau multiplier effect di kawasan tersebut. Adapun nilai investasi pembangunan KEK Galang Batang adalah sebesar Rp36,25 triliun untuk enam tahun.

Selain KEK Galang Batang, Darmin akan meresmikan KEK Lhoseumawe yang berada di Aceh. Beberapa daerah juga mengusulak mengusulkan untuk menjadi KEK, seperti Kecamatan Singosari di Kabupaten Malang.

"Lhokseumawe itu juga sudah siap untuk diresmikan. Kemudian Jawa Timur ada mengusulkan Singosari. Bangka Belitung ada mengusulkan. Kalau mulai dibahas lagi ada. Batam ada mengusulkan satu," kata Darmin.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Ajukan 18 Komoditas RI untuk Bebas Tarif AS 

57 tahun lalu

KEK RI Diminati Investor Eropa, Sektor Energi Hijau dan Teknologi Jadi Primadona 

57 tahun lalu

Airlangga Pimpin Rakortas Bareng Jajaran Menteri Ekonomi, Rumuskan Paket Stimulus 

57 tahun lalu

Bahlil Ungkap Rencana Bentuk KEK untuk Bangun Gudang Minyak Raksasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal