Ridwan Kamil Klaim Banyak Perusahaan Taiwan Minta Pindah dari China ke Jabar 

Suparjo Ramalan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengungkapkan sejumlah perusahaan Taiwan di China akan merelokasi asetnya ke wilayah Jabar. (Foto: Antara)

Misalnya, kawasan Patimban yang mayoritas investasinya dari Jepang, zona halal di lahan RNI yang diminati investor dari Abu Dhabi, serta kawasan Balongan yang ditawarkan kepada investor Taiwan. 

"Itu cara saya untuk mengatur agar tidak ada kejomplangan investasi yang terlalu dominan dan ada ketaatan dan komitmen tapi implementasi jangka pendek juga didekati," katanya.  

Dari pantauan pihaknya investor yang masuk ke Jawa Barat mayoritas berasal dari Asia bagian timur, misalnya China, Jepang, hingga Singapura. Sedikit investor berasal dari Eropa, Amerika Serikat, maupun Timur Tengah.  

"Secara geopolitik pun kepada para duta besar selalu saya ingin seimbangkan. Agar tidak ada yang terlalu dominan sehingga iklim persaingan investasi juga tidak terlalu jomplang. Ini sudah kami lakukan, saya punya peta, negara mana yang perlu didekati," ujarnya.  

Kang Emil sendiri memiliki strategi untuk menggaet investor dari negara yang masih belum banyak berinvestasi di Indonesia. Caranya dengan menceritakan potensi-potensi Jawa Barat kepada calon investor.  

"Saya juga siapkan governance club. Jadi, mereka yang komitmen mau mendukung Jawa Barat, saya kasih akses pribadi. Jadi kalau punya masalah bisa hubungi saya pribadi, saya turun langsung. Sehingga mereka yang betul-betul taat dengan komitmen jangka panjang dan eksekusi jangka pendek," katanya. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 hari lalu

KPK Panggil Mantan Aspri Ridwan Kamil saat Jabat Gubernur Jabar, Ada Apa?

27 hari lalu

Purbaya Sidak ke Kantor Pajak Jabar: Setiap Rupiah APBN Harus Bekerja, Jangan Hanya Tercatat Realisasi!

2 bulan lalu

PHK Januari-Juni 2026 Tembus 32.389 Buruh, Terbanyak Ada di Jabar

3 bulan lalu

Muncul Wacana Ganti Nama Provinsi Jabar Jadi Tatar Sunda, Anggota DPR: Kenapa Harus Diganti?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal