Rupiah Menguat ke Rp15.287, Sri Mulyani Ungkap Faktor Pendorongnya

Anggie Ariesta
ilustrasi kurs rupiah terhadap dolar AS menguat (Foto: ist)

klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>

Selain itu, dari US Treasury sendiri 10 tahun dengan FFR yang dipangkas 50 basis poin juga mulai mereda di 3,74.

"Hal ini juga memberi harapan bagi cost of fund borrowing yang lebih rendah dan memacu kegiatan ekonomi secara positif," ucap Sri Mulyani.

Dengan Fed Fund Rate Turun, terlihat capital inflow ke Indonesia mulai mengalami pemulihan. Mulai dari Juli sudah positif untuk pembelian saham dan SBN.

"Bulan Agustus melonjak lebih tinggi lagi dan 19 September mengalami positif flow untuk SBN maupun dari sisi saham," katanya.

Secara year to date, inflow mencatatkan Rp21,39 triliun, di SBN bulan September saja Rp11,13 triliun, pasar saham Rp27,87 triliun, dan capital market dari sisi saham Rp57,72 triliun.

"Jadi ini memberikan dampak positif terlihat dari posisi kurs kita yang mengalami penguatan," ujar eks Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

5 hari lalu

BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya

6 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

6 hari lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal