Salah Informasi, Stafsus Menteri BUMN Sebut Ivermectin Bukan untuk Penyembuhan Covid-19

Suparjo Ramalan
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, (Foto: Dok BNPB).

Obat tersebut secara in vitro memiliki aktivitas anti-virus yang luas (broad-spectrum anti-viral activity) dengan cara menghambat replikasi Covid-19. Saat ini, obat terapi tersebut tengah diproduksi PT Indofarma Tbk. 

Arya menjelaskan, obat ivermectin digunakan untuk terapi pasien Covid-19. Obat tersebut sudah digunakan di India dan penggunaanya harus berdasarkan resep atau rekomendasi dokter. 

Di Indonesia, sejumlah dokter sudah mengguna ivermectin untuk proses terapi. Hal itu berdasarkan studi kesehatan yang dibukukan dalam jurnal ilmiah mengenai pemakaian ivermectin. 

"Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa Pak Erick menyatakan ivermectin obat corona itu jelas salah, jangan diplintir itu sangat salah, itu nggak boleh dipelintir," tutur Arya. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Health
5 tahun lalu

Bukan Obat Covid-19, BPOM Ingatkan Bahaya Ivermectin Jika Dipakai Tanpa Resep Dokter 

Health
9 jam lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
9 jam lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
10 jam lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal