"Secara khusus saya harus ngomong pak Luhut itu penyelamat saya. Dua hari sebelum saya tidak sadar dia telepon saya, "Budi, kamu berhenti bekerja, kamu ke rumah sakit. Masuklah saya rumah sakit besoknya enggak sadar," ucap Budi Karya.
Budi Karya menyebut, Luhut juga berhubungan intensif dengan Wakil Kepala RSPAD, Brigjen TNI A Budi Sulistya dan dokter Nyoto, salah satu dokter yang merawatnya.
"Rupanya Pak LBP berhubungan dengan dokter Budi dan dokter Nyoto. Setiap (saya) lapor (ke Luhut). Sudah, tahu aku kamu ngapain saja. Terima kasih sejawat saya yang luar biasa apalagi dia menjadi Ad Interim saya yang menggantikan tugas-tugas saya," tuturnya.