Setelah Moody's, BI Optimistis S&P Naikkan Rating Indonesia

Antara
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo optimistis langkah Moody's menaikkan rating surat utang Indonesia membuka peluang Standard & Poor's melakukan hal yang sama. (Foto: Okezone.com)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan pada Oktober 2017 lalu sempat berseloroh bahwa S&P berpeluang menaikkan peringkat utang jangka panjang Indonesia menjadi BBB tanpa minus di 2018. Hal ini seiring bagusnya indikator-indikator ekonomi Indonesia.

Lebih lanjut, pada tahun ini Agus melihat keberlanjutan reformasi perizinan investasi di tingkat pusat dan daerah, serta penentuan prioritas sektor industri yang akan berdampak secara jangka panjang akan meningkatkan kredibilitas Indonesia di mata internasional.

Selain itu, kata Agus, salah satu upaya reformasi yang berpotensi signifikan meningkatkan investasi adalah perubahan skema berbagai paket insentif pajak seperti pembebasan pajak 100 persen (tax holiday), dan pengurangan pajak (tax allowance) bagi sektor industri pionir.

"Serta upaya meningkatkan aspek vokasi di industri, yang akan membuat kita optimistis ke depan Indonesia akan terus bisa meningkatkan peringkat," ujar dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Cadangan Devisa RI Turun Lagi Jadi 148,2 Miliar Dolar AS per Maret 2026

Nasional
8 jam lalu

Strategi BI usai Rupiah Tembus Level Rp17.100 per Dolar AS

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Ungkap Saldo Uang Pemerintah di BI Sisa Rp120 Triliun

Makro
22 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal