Siapapun Presiden Amerika, Banyak Perusahaan AS Tetap Ingin Hengkang dari China

Djairan
Perusahaan-perusahaan AS akan tetap pindah dari China apakah Donald Trump atau Joe Biden yang menjadi presiden. (Foto: AFP)

Ryan mengatakan, survei PwC terhadap 578 eksekutif di AS menunjukkan 30 persen dari mereka menyebut tensi dagang antara AS dan China tetap panas pascapemilu. Namun, jumlah mereka yang khawatir tetap lebih banyak apabila AS dipegang Trump ketimbang Biden.

Produsen vacuum robot asal AS, Roomba sebelumnya akan memindahkan pabrik dari China ke Malaysia. Alasannya supaya ekspor ke AS tidak dikenakan tarif tinggi.

"Kami awalnya berharap bisa tuntas pada akhir tahun ini, tapi sayangnya pandemi membuat proses perpindahan ke Malaysia menjadi lebih lamban, jadi kita akan pindah pada 2021," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal