Siapkan Sistem Pengendalian Banjir, Ditjen SDA Selesaikan 42 Bendungan di Indonesia hingga Tahun 2024

Rizqa Leony Putri
Bendungan. (Foto: Kementerian PUPR)

Adapun langkah kesiapsiagaan lain yang disiapkan untuk jangka panjang adalah terciptanya sistem Fast Respond. Pada sistem tersebut, masyarakat dapat melakukan pelaporan terkait kondisi atau pelaporan kejadian banjir yang dapat dikirimkan melalui WhatsApp (WA) Center maupun penggunaan tagar #Banjir #Kebanjiran di media sosial Twitter.

Nantinya, pelaporan dari masyarakat tersebut akan diterima oleh Pos Pendukung SDA. Kemudian, akan diteruskan ke Pos Siaga Banjir di masing-masing Balai yang juga akan berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait seperti BNPB, BPBD, dan Pemda untuk melakukan penanganan bersama.

Jarot menekankan, perlu ada kerja sama dari semua stakeholder untuk menanggulangi banjir. Sebab menurutnya penting untuk melakukan sosialisasi 'kembalikan air ke Bumi' dengan adanya kesadaran dalam pembangunan biopori, sumur resapan atau pun kolam-kolam di wilayah rumah sendiri.

"Ini perlu partisipasi semua stakeholder dan masyarakat. Kami harapkan jadi dorongan moral dan kita gaungkan kembalikan air ke bumi," ujar Jarot dalam kunjungan lapangan Bendungan Ciawi (Cipayung), Bogor, Jawa Barat pada Rabu (11/11/2020).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Penanganan Pascabencana Sumatra Segera Masuk Tahap Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Nasional
5 bulan lalu

Investor Arab Minati Proyek Air di Indonesia, bakal Cek Pembangunan Bendungan

Nasional
6 bulan lalu

Kementerian PU Targetkan 15 Bendungan Rampung hingga 2029

Nasional
9 bulan lalu

Kementerian PU Tawarkan 9 Proyek KPBU Senilai Rp90 Triliun, Bendungan hingga Jalan Tol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal