Soal 31 Pekerja Ditembak KKB, Begini Penjelasan Lengkap Menteri PUPR

Felldy Aslya Utama
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat memberikan keterangan pers soal penembakan 31 pekerja konstruksi di Papua, di kantornya, Jakarta, Selasa (4/12/2018). (Foto: Ist)

Menurut Basuki, ruas ini menjadi jalur terdekat dari Pelabuhan Mumugu dengan penduduk di kawasan Pegunungan Tengah. Keberadaan jalan tersebut sangat vital untuk mengurangi biaya logistik dan menurunkan tingkat kemahalan di kawasan Pegunungan Tengah, Papua.

Dia menjelaskan, sepanjang 2016-2019, pemerintah telah merencanakan program pembangunan 35 jembatan pada segmen 5 Jalan Trans Papua. 35 jembatan tersebut dengan rincian 14 jembatan dibangun PT Istaka Karya senilai Rp184 miliar dan 21 jembatan dikerjakan PT Brantas Abipraya senilai Rp246,8 miliar.

"Tanpa adanya jembatan, para pengguna jalan harus melintas sungai pada ruas ini. Saat ini progres pembangunan 35 jembatan tersebut sudah selesai 70 persen," kata dia.

Untuk itu, kata Basuki, pemerintah akan menghentikan sementara pembangunan jalan dan jembatan di segmen tersebut. Keberlanjutan pengerjaan proyek itu menunggu rekomendasi TNI/Polri saat kondisi keamanan mulai kondusif.

"Kami mendukung sepenuhnya upaya dan langkah cepat aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, untuk menemukan dan menindak tegas para pelaku," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Penambakan Brutal di SMA Filipina, Pelaku Siarkan Langsung Aksinya di Media Sosial

2 hari lalu

BNPB Sebut Infrastruktur Listrik dan Komunikasi di NTT Mulai Pulih usai Gempa M7,7

3 hari lalu

Momen Paskibraka di IKN Menangis Terharu hingga Berpelukan usai Sukses Kibarkan Merah Putih

3 hari lalu

Upacara HUT ke-81 RI Digelar di IKN, Peserta Disuguhkan Pemandangan Istana Garuda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal