Soal Penyesuaian Tarif Listrik, Menteri ESDM Mengaku Belum Ada Usulan dari PLN

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (tengah) berdiskusi dengan jajarannya saat rapat bersama Komisi VII DPR RI di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/11/2019). (Foto: Ant)

Selama in, TDL dievaluasi setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan sejumlah komponen seperti kurs rupiah, harga minyak, dan inflasi.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, TDL di Indonesia masih relatif murah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Per Mei 2019, TDL Thailand misalnya Rp1.656 per kWh, Filipina Rp2.437 per kWh, dan Singapura Rp2.546 per kWh.

Sementara, saat ini tarif listrik untuk golongan 450 VA dan 900 VA yang disubsidi masih tetap masing-masing Rp415 per kWh dan Rp605 per kWh. Bagi pelanggan 900 VA tanpa subsidi sejak 1 Maret 2019 mendapatkan subsidi Rp52 per kWh menjadi Rp1.352 per kWh sedangkan golongan rumah tangga 1.300 VA ke atas tarifnya Rp1.467,28 per kWh.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
20 hari lalu

PLN IP Garap Proyek PLTS dan Baterai 60 MWp, Nilai Investasi Tembus Rp3,3 Triliun

20 hari lalu

El Nino Bikin Debit Air Turun, Kapasitas PLTA di Sulawesi Selatan Susut 650 MW

24 hari lalu

Kemenkeu Kucurkan Rp331,1 Triliun untuk Bayar Subsidi dan Kompensasi, Naik 52,1 Persen

2 bulan lalu

PLN IP Kembangkan 4 Proyek PLTS 490 MW, Dukung Target Energi Surya 100 GW

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal