Sri Mulyani: Covid-19 Memaksa APBN Berubah Cepat

Aditya Pratama
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pandemi virus corona (Covid-19) memaksa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengubah arah kebijakan makro dan fiskal. Hal ini seiring penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di masa pandemi yang berubah signifikan dalam waktu yang singkat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, pandemi Covid-19 mendorong pemerintah menerapkan social distancing serta penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah. Akibatnya, aktivitas ekonomi berhenti sehingga diperlukan instrumen khusus guna menghadapi kondisi yang berubah dengan cepat.

"Maka APBN harus mengalami perubahan. Ini sesuatu yang luar biasa, semua terjadi dalam waktu begitu singkat," ujar Sri Mulyani dalam video conference Kemenkeu, Jumat (19/6/2020).

Dia menjelaskan, selama ini APBN disusun dalam kurun waktu sangat panjang. Dimulai dengan melakukan presentasi ke kabinet, lalu dibahas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dengan pemerintah daerah melalui Musrenbang.

Selanjutnya membahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mulai dari asumsi makro hingga fiskal. Selanjutnya presiden akan menyampaikan naskahnya dengan disusun dalam waktu tiga bulan. Sementara, untuk membuat Undang-Undang APBN membutuhkan waktu delapan hingga 9 bulan.

"Karena Covid, kita ditantang untuk segera merespons dari sisi keuangan dalam hitungan minggu. Ini menjadi saya sebutkan jantung tantangan bagi kita, tantangan luar biasa dari kita sebagai pengelola keuangan negara," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Purbaya Tarik Dana Rp75 Triliun dari Bank, Kenapa?

Nasional
19 hari lalu

Satgas PKH Kembalikan 4 Juta Hektare Kawasan Hutan Sawit dan Konservasi ke Negara

Nasional
1 bulan lalu

Respons Dirjen Djaka Budi soal Ancaman Pembekuan Bea Cukai

Nasional
1 bulan lalu

Purbaya Beri Kesempatan Bea Cukai untuk Berbenah Sebelum Dibekukan Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal