Sri Mulyani: Dulu Ancaman Masyarakat adalah Pandemi, Sekarang Kenaikan Harga Barang 

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, kenaikan harga barang menjadi ancaman masyarakat saat ini. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, kenaikan harga barang-barang saat ini menjadi ancaman bagi masyarakat. Karena itu, Kementerian Keuangan akan menyiapkan APBN untuk merespons kenaikan harga komoditas yang luar biasa akibat gejolak geopolitik yang masih memanas antara Rusia-Ukraina. 

"Kenaikan ini telah memberikan, dari satu sisi, di sisi APBN, penerimaan negara yang akan naik dari sisi komoditas tersebut, entah itu dari minyak, gas, batu bara, nikel, dan CPO. Itu memberikan daya tambah dari sisi penerimaan negara," kata dia usai Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Selasa (5/4/2022). 

Di sisi lain, masyarakat juga akan merasakan dampak dari inflasi global tersebut. Sri Mulyani mengatakan, perlu diputuskan langkah-langkah untuk menjaga ekonomi masyarakat. 

"Kalau dulu tantangan masyarakat adalah pandemi, sekarang tantangan dan ancaman bagi masyarakat adalah kenaikan harga barang-barang tersebut," ujarnya.

Dari segi APBN, Kemenkeu akan terus merumuskan langkah-langkah bagaimana kenaikan penerimaan ini bisa dialokasikan secara tepat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menginstruksikan untuk melihat secara detail harga pangan, dan harga-harga energi, serta pilihan-pilihan kebijakan yang bisa diambil.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Pramono soal Kenaikan Harga Plastik dan Kedelai: Nggak Perlu Panic Buying, Stoknya Lebih dari Cukup

Nasional
15 hari lalu

Mulai 1 April 2026, Barang Tak Diurus Kepabeanan Jadi Milik Negara

Nasional
22 hari lalu

Harga Pangan Kompak Naik jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Tembus Rp131.000 per Kg!

Nasional
1 bulan lalu

Duh! Harga Telur Ayam Ras Naik di 210 Daerah Jelang Lebaran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal