Sri Mulyani: Indonesia Belum Resesi

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ant)

"Biasanya resesi untuk dua kuartal berturut-turut, jadi dalam hal ini, kuartal dua baru pertama kali kontraksi. Ini menjadi pemicu agar pada kuartal 3 dan 4 tidak negatif dan terhindar dari zona negatif," ujarnya.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, pemerinta bersama BI, OJK dan pemangku kepentingan terkait terus berupaya untuk mendorong percepatan stimulus dan insentif agar ekonomi kembali menggeliat.

Dengan begitu, dia berharap ekonomi pada kuartal III bisa dapat tumbuh dalam kisaran 0-0,5 persen. Bahkan, ekonomi pada kuartal IV-2020 diprediksi tumbuh mendekati 3 persen.

"Triwulan empat kita berharap bisa meningkat mendekati tiga persen. Kalau itu terjadi maka keseluruhan tahun bisa terjaga di zona positif, minimal 0-1 persen," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 6 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Rakyat

Nasional
1 hari lalu

War Room Deregulasi dan Reformasi Birokrasi

Buletin
1 hari lalu

Prabowo Sebut Rakyat Hanya Ingin Hidup Layak, Bukan Kaya Raya

Buletin
1 hari lalu

Paparkan KEM-PPKF 2027, Presiden Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,8% Hingga 6,5%

Nasional
2 hari lalu

Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: 3 Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal