Sri Mulyani Klaim Defisit APBN Moderat saat Pandemi, Ini Perbandingannya dengan Negara Lain

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani mengklaim defisit APBN moderat saat pandemi dibanding negara lain. (Foto: dok iNews)

"India yang pertumbuhan ekonominya 6 persen, dalam dua tahun terakhir ini defisit APBN-nya melonjak hingga 24,7 persen," ujarnya.

Dia menuturkan di tengah situasi defisit seperti itu, Indonesia tetap mencatatkan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) yang moderat. Adapun rasionya 40,7 persen pada 2021, yang turun menjadi 37,9 persen pada Juli 2022. 

Sementara tahun ini Indonesia menargetkan defisit APBN 3,92 persen. Sedangkan pada tahun depan turun menjadi 2,84 persen. 

"Konsolidasi fiskal menjadi agenda utama setelah selama pandemi Covid-19, defisit APBN diperbolehkan di atas 3 persen," ucapnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Suahasil Lapor Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun hingga Agustus 2026

6 hari lalu

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Janji Jaga APBN Tetap Sehat dan Kredibel

28 hari lalu

Ekonom Soroti Pengetatan RAPBN 2027, Defisit Turun tapi Utang Naik

1 bulan lalu

Purbaya Pastikan Anggaran Darurat Bencana Rp5 Triliun Siap Dicairkan: Kalau Kurang Ditambah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal