Sri Mulyani Perkirakan Inflasi 2022 Bakal Dekati 4 Persen

Michelle Natalia
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan inflasi di tahun 2022 bakal meningkat mendekati level 4 persen. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Risiko tekanan inflasi di Indonesia telah muncul pada tahun lalu. Namun, dengan adanya perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung membuat risiko inflasi dan lonjakan harga komoditas semakin parah.

Mengenai situasi tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan inflasi di tahun 2022 bakal meningkat mendekati level 4 persen.

"Inflasi akan cenderung dekat 4 persen. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 yang di bawah 2 persen. Tentunya ini akan jadi perhatian khusus ke depannya," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR di Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Sri Mulyani mewaspadai lonjakan inflasi akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebelumnya, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di kisaran 4,8-5,5 persen di tahun 2022.

"Kenaikan inflasi dan suku bunga ini akan memberikan tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Menkeu Suahasil Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5,5% di Semester II 2026, Ini Pendorongnya

6 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen selama 3 Bulan Berturut-turut

6 hari lalu

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Ini Alasannya

7 hari lalu

Ichsanuddin Noorsy Soroti Tekanan APBN: Kebijakan Harus sesuai Kemampuan Anggaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal