Sri Mulyani Sebut Saat Ini Risiko Bergeser dari Pandemi ke Gejolak Ekonomi Global

Anggie Ariesta
Menkeu Sri Mulyani menyampaikan bahwa saat ini Indonesia dihadapkan dengan risiko yang bergeser dari pandemi menjadi gejolak ekonomi global. (Foto: Ist)

"Ini yang menyebabkan gejolak di sektor keuangan. Capital outflow terjadi, pelemahan nilai tukar terjadi dan ini kemudian menyebabkan cost of fund atau cost of borrowing atau lonjakan biaya utang di semua negara di dunia. Inilah yang kemudian memunculkan potensi krisis utang global yang kemudian PBB membentuk Global Crisis Response dimana bapak Presiden menjadi anggotanya," kata dia.

Di sisi lain, inflasi yang tidak menurun secara cepat namun respons kebijakan dari sisi likuiditas dan suku bunga maupun mengerem dari sisi fiskal bisa menyebabkan pemulihan ekonomi menjadi melemah.

"Sehingga potensi terjadinya stagflasi yaitu inflasi dengan kombinasi resesi menjadi salah satu yang menciptakan tantangan yang rumit pada tahun ini maupun tahun depan," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

13 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

13 hari lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

13 hari lalu

Pengumuman Suku Bunga BI bakal Lebih Cepat Hari Ini, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal