Sri Mulyani Tak Ingin APBN Digunakan untuk Beli Barang-Barang Impor

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ant)

Sri Mulyani mengapresiasi kerja keras jajarannya selama working from home (WFH). Dia juga secara khusus memuji Yusman yang bekerja di Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) karena sering rapat virtual lewat aplikasi Zoom.

" Untuk Yusman kamu kerja berat sekali. Zoom-nya tiga kali sampai empat kali, Sabtu dan Minggu kerja," katanya.

Namun, Sri Mulyani tak sepakat jika anggaran negara dipakai untuk membeli laptop. Pasalnya, laptop saat ini lebih banyak diproduksi di luar negeri, sehingga pengadaan laptop hanya memperbesar impor.

"Kalau kamu bilang, Bu belanjakan saja untuk beli laptop. Tahu nggak apa yang terjadi Yusman? Neraca pembayaran kita impornya gede banget, mau laptop belum dibikin di Indonesia," ucapnya.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia mengatakan, jika belanja negara berakibat pada pembengkakan impor, maka daya ungkit APBN terhadap ekonomi menjadi sia-sia. Dia ingin APBN benar-benar berdampak signifikan bagi perputaran ekonomi.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Optimistis Defisit APBN 2026 Terjaga di 2,85 Persen, Ini Faktornya

57 tahun lalu

Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp196,5 Triliun hingga Semester I 2026, Setara 0,70 Persen PDB

57 tahun lalu

Purbaya Yakin Defisit APBN Tak Lebih dari 3 Persen: Harga Minyak Dunia Turun

57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal