Sri Mulyani Ungkap Ancaman Baru dalam Pemulihan Ekonomi Indonesia

Rina Anggraeni
Menkeu Sri Mulyani

"Ini dapat menciptakan efek rambatan (spillover), volatilitas dan ketidakpastian di sektor keuangan, serta dinamika arus modal global seperti saat terjadinya taper tantrum," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sebenarnya pasar keuangan global sudah mulai stabil, yang terlihat dari turunnya indeks volatilitas di pasar saham dan pasar obligasi global. 

Aliran modal ke negara berkembang juga terus menunjukkan tren positif. Bahkan, program vaksinasi juga mengalami kemajuan yang signifikan. 

"Indonesia termasuk negara yang cepat dalam memastikan supply vaksin yang memadai untuk mencapai target herd immunity. Hingga pertengahan Mei, lebih dari 22 juta dosis vaksin telah diberikan pada masyarakat Indonesia," katanya.

Karena itu, percepatan pelaksanaan vaksinasi akan terus dilakukan oleh pemerintah demi mendorong pemulihan ekonomi dalam negeri. 

"Pemerintah melakukan langkah pengendalian Covid-19 skala mikro dengan memobilisasi seluruh elemen pemerintahan hingga ke tingkat desa," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Rupiah Rp17.500, Bond Market Intervention dan Kepercayaan

Internasional
4 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
4 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Respons Kritik Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen: Jelek-Tinggi Ribut, Maunya Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal