Tak Hanya Indonesia Rombak BUMN, Malaysia Juga Tunjuk Bos Baru Petronas

Djairan
Malaysia tengah merombak jabatan di beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis dalam menghadapi tatanan normal baru. (Foto: AFP)

Pimpinan Petronas sebelumnya, Wan Zulkiflee, ditunjuk sebagai CEO sejak April 2015. Dia berhasil mengarahkan Petronas melalui kekalahan harga komoditas yang dimulai pada paruh kedua 2014. Dia memangkas pengeluaran modal dan memotong banyak jenis pekerjaan, juga menghasilkan keuntungan untuk membayar dividen yang besar dan kuat kepada pemerintah Malaysia.

Sementara CEO yang baru, Muhammad Taufik sudah duduk sebagai CFO Petronas sejak Oktober 2018. Karier dia di Petronas terhitung lama mulai dari tahun 2000 hingga 2012, dengan mengemban sejumlah jabatan strategis seperti di badan audit internal hingga perencanaan strategis.

Pada 2019, Petronas diminta untuk membayar Rp178 triliun dividen kepada pemerintah Malaysia, termasuk pembayaran khusus satu kali sebanyak hampir Rp100 triliun. Pasalnya, saat itu pemerintah berjuang untuk mempersempit defisit anggaran setelah merevisi kebijakan konsumen di pasaran. Tahun ini, Petronas mengumumkan, akan membayar dividen sebesar Rp78,8 triliun. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal gegara Tidak Laku? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Aset Manajemen, Jadi yang Terbesar di Indonesia

57 tahun lalu

Respons Qodari soal Heboh Pengangkatan Sejumlah Tokoh Jadi Komisaris BUMN

57 tahun lalu

Pemerintah Pangkas 240 BUMN, Tekan Biaya Operasional hingga Tingkatkan Produktivitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal