Tak Mau Rusak Ekonomi, Jokowi: Seluruh Kota Di-lockdown untuk Apa?

Dita Angga
Presiden Joko Widodo. (Foto: Setkab).

Dia mengatakan, micro lockdown inilah yang jadi fokus pemerintah saat ini. Dengan begitu tidak akan merusak pertumbuhan ekonomi.

“Lockdown skala mikro. Micro lockdown. Tidak merusak pertumbuhan ekonomi. Tidak merusak kegiatan ekonomi masyarakat. Karena yang kita lockdown adalah dalam skala kelurahan, RW,RT,” ucapnya .

Maka dari itu Jokowi meminta wali kota maupun wakil wali kota untuk melakukan pemetaan zonasi penyebaran Covid-19 ini secara detail. Pasalnya melihat pengalaman negara lain yang me-lockdown satu kota atau satu negara berdampak pada jatuhnya pertumbuhan ekonomi.

“Ngerti betul dimana barang itu ada. Sampai di di tingkat kelurahan RW atau RT. Nggak bisa lagi satu kota langsung di-lockdown. Melihat proses-proses yang dilakukan negara lain me-lockdown seluruh negara, me-lockdown satu provinsi, satu kota, ekonominya jatuh. Jadi hati-hati mengenai ini,” tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Airlangga Proyeksi Ekonomi RI Kuartal I Tumbuh 5,5% Berkat Konsumsi dan THR

Nasional
3 hari lalu

Jumbo! Potensi Ekonomi Halal Dunia Diproyeksi 9,3 Triliun Dolar AS pada 2030

Nasional
3 hari lalu

Purbaya Optimistis RI Lepas dari Kutukan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen

Nasional
4 hari lalu

Andi Azwan Buktikan Keaslian Foto Ijazah Jokowi, Sebut Riset Roy Suryo Ketinggalan Zaman 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal