Tak Mau Rusak Ekonomi, Jokowi: Seluruh Kota Di-lockdown untuk Apa?

Dita Angga
Presiden Joko Widodo. (Foto: Setkab).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah (pemda) meningkatkan terus testing, tracing, treatment (3T). Menurutnya hal ini sudah disampaikannya berkali-kali tapi yang paling penting adalah pelaksanaanya di lapangan.

“Jadi kalau  ditemukan yang terinfeksi virus langsung diisolasi. Siapkan isolasi terpusat bekerja sama sekali lagi dg Kemenkes, BNPB, TNI dan Polri,” katanya dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2021 di Istana Negara, Kamis (11/2/2021).

Bahkan, menurutnya jika dirasa perlu, pemda dapat melakukan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro atau micro lockdown. Dalam hal ini dilakukan dalam lingkup yang kecil, baik itu dalam skala kampung, desa, RW atau RT saja.

“Jangan sampai yang terkena virus hanya satu orang dalam satu RT yang di-lockdown seluruh kota. Jangan sampai yang terkena misalnya satu kelurahan yang di-lockdown seluruh kota. Untuk apa? Ini yang sering kita keliru disini,” ujarnya.

Dia mengatakan, micro lockdown inilah yang jadi fokus pemerintah saat ini. Dengan begitu tidak akan merusak pertumbuhan ekonomi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dokter Tifa Cabut Gugatan Praperadilan Kasus Ijazah Jokowi, Ada Apa?

57 tahun lalu

Sidang Perdana Gugatan Ijazah Jokowi di PN Jakpus Ditunda, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan, Jokowi: Itu Kewenangan Penuh dari Kejaksaan

57 tahun lalu

Nadiem Putar Video Jokowi di Sidang, Buktikan Kebijakannya Sesuai Arahan Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal