Tarif Tol Mahal, Ini Skenario Subsidi yang Ringankan Angkutan Logistik

Isna Rifka Sri Rahayu
Tarif tol yang mahal bisa diturunkan dengan penerapan split subsidi bersama daerah hingga subsidi silang. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah gencar membangun infrastruktur seperti jalan tol hingga ke pelosok untuk mempermudah angkutan logistik. Namun, beberapa pihak menilai tarif tol baru justru tidak bersahabat dengan angkutan logistik.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, ada beberapa opsi agar tarif tol tak membebani angkutan logistik. Meskipun menurutnya, jalan tol bukan solusi yang tepat untuk dilalui angkutan logistik.

"Ada desain yang kurang sesuai dari infrastruktur logistik. Kalaupun terpaksa mendorong truk logistik masuk jalan tol ada beberapa opsi," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Jakarta, Senin (4/2/2019).

Pemerintah bisa menerapkan split subsidi di mana tarif tol angkutan logistik disubsidi oleh pemerintah daerah (Pemda) dan pusat. Namun, subsidi ini diatur sedemikian rupa agar tidak memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Pemerintah daerah yang dilalui jalur tol misalnya di daerah Cikampek dan mendapatkan pendapatan daerah dari kawasan industri bisa alokasikan dana subsidi dari APBD," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Awas Macet! Ada Perbaikan Jalan Tol JORR hingga 3 Juli, Cek Lokasinya

57 tahun lalu

10 Jalan Tol Sepanjang 201 Km Siap Beroperasi jelang Nataru, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

4,7 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jogja-Solo Sepanjang 2025

57 tahun lalu

BPJT Targetkan 10 Ruas Jalan Tol Baru Beroperasi Fungsional saat Libur Nataru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal